Info Pendidikan Indonesia

Download Kisi-kisi USBN SD /MI Tahun Pelajaran 2018 /2019

USBN (Ujian Sekolah Berstandart Nasional) merupakan ujian sekolah yang diperuntukan siswa-siswi kelas VI SD (Sekolah Dasar). Bagi Bapak Ibu Guru SD bisa download kisi-kisi USBN SD tahun pelajaran 2018-2019 sebagai langkah persiapan untuk menghadapi USBN yang bisa diberikan materinya kepada anak didiknya di sekolah dasar.

Kisi-kisi USBN SD atau MI tahun pelajaran 2018 /2019 ini diperoleh langsung dari website resmi BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan) yang terdiri dari tiga mata pelajaran yakni ; Matematika, Bahasa Indonesia dan IPA.

Download Kisi-kisi USBN SD /MI Tahun Pelajaran 2018 /2019

Untuk mendownload kisi-kisi USBN SD/MI 2018/2019 bisa memilih setiap mapel berikut sesuai dengan judul mata pelajaran.

  1. Matematika
  2. Bahasa Indonesia
  3. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

Kisi-kisi Ujian Nasional Teori Kejuruan Tahun Pelajaran 2018-2019

bagi siswa-siswi kelas XII Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebentar lagi akan melakukan Ujian Nasional. Namun sebelumnya kamu perlu tahu Kisi-kisi Ujian Nasional Teori Kejuruan Tahun Pelajaran 2018-2019 masing-masing jurusan yang resmi diterbitkan oleh Direktorat Pembinaan SMK Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Perlu diketahui bersama bahwa Uji Kompetensi Keahlian (UKK) adalah bagian dari intervensi Pemerintah Indonesia untuk menjamin mutu pendidikan pada satuan pendidikan SMK. Pelaksanaan UKK bertujuan untuk mengukur pencapaian kompetensi siswa pada level tertentu sesuai Kompetensi Keahlian yang ditempuh selama masa pembelajaran di SMK. UKK dilaksanakan oleh satuan pendidikan dalam bentuk ujian praktik yang menguji aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap pada 1 event.

UKK dapat dilaksanakan menggunakan standar yang ditetapkan oleh industri, Lembaga Sertifikasi Profesi, dan/atau perangkat uji yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Tempat-tempat uji kompetensi. Satuan pendidikan yang menyelenggarakan UKK harus dinyatakan layak sebagai tempat uji kompetensi oleh koordinator Ujian Nasional Tingkat Provinsi atau Lembaga Sertifikasi Profesi. Sebagaimana tahun sebelumnya, nilai UKK akan diperhitungkan sebagai Nilai Ujian Sekolah untuk mata pelajaran kompetensi kejuruan.

Mulai tahun pelajaran 2018/2019, Ujian Nasional Teori Kejuruan tidak lagi menjadi bagian Uji Kompetensi Keahlian sehingga nilai Ujian Nasional tidak lagi diperhitungkan dalam nilai Uji Kompetensi Keahlian melainkan hanya untuk Sertifikat Hasil Ujian Nasional. Kisi-kisi Ujian Nasional Teori Kejuruan dapat di download pada link di bawah ini.

Kisi-kisi Ujian Nasional Teori Kejuruan Tahun Pelajaran 2018-2019
  • Teknik Konstruksi Baja Kurikulum 2013
  • Teknik Konstruksi Kayu Kurikulum 2013
  • Teknik Konstruksi Batu dan Beton Kurikulum 2013
  • Teknik Gambar Bangunan Kurikulum 2013
  • Teknik Furnitur Kurikulum 2013
  • Teknik Plumbing dan Sanitasi Kurikulum 2013
  • Teknik Survey dan Pemetaan Kurikulum 2013
  • Teknik Pembangkit Tenaga Listrik Kurikulum 2013
  • Teknik Distribusi Tenaga Listrik Kurikulum 2013
  • Teknik Transmisi Tenaga Listrik Kurikulum 2013
  • Teknik Instalasi Tenaga Listrik Kurikulum 2013
  • Teknik Otomasi Industri Kurikulum 2013
  • Teknik Pendingin Dan Tata Udara Kurikulum 2013
  • Teknik Pemesinan Kurikulum 2013
  • Teknik Pengelasan Kurikulum 2013
  • Teknik Fabrikasi Logam Kurikulum 2013
  • Teknik Pengecoran Logam Kurikulum 2013
  • Teknik Gambar Mesin Kurikulum 2013
  • Teknik Pemeliharaan Mekanik Industri Kurikulum 2013
  • Teknik Kendaraan Ringan Kurikulum 2013
  • Teknik Sepeda Motor Kurikulum 2013
  • Teknik Perbaikan Bodi Otomotif Kurikulum 2013
  • Teknik Alat Berat Kurikulum 2013
  • Teknik Ototronik Kurikulum 2013
  • Air Frame Dan Power Plant Kurikulum 2013
  • Pemesinan Pesawat Udara Kurikulum 2013
  • Kontruksi Badan Pesawat Udara Kurikulum 2013
  • Kontruksi Rangka Pesawat Udara Kurikulum 2013
  • Kelistrikan Pesawat Udara Kurikulum 2013
  • Elektronika Pesawat Udara Kurikulum 2013
  • Pemeliharaan Dan Perbaikan Instrumen Elektronika Kurikulum 2013
  • Teknik Kontruksi Kapal Baja Kurikulum 2013
  • Teknik Kontruksi Kapal Kayu Kurikulum 2013
  • Teknik Kontruksi Kapal Fiberglass Kurikulum 2013
  • Teknik Instalasi Pemesinan Kapal Kurikulum 2013
  • Teknik Pengelasan Kapal Kurikulum 2013
  • Kelistrikan Kapal Kurikulum 2013
  • Teknik Gambar Rancang Bangun Kapal Kurikulum 2013
  • Interior Kapal Kurikulum 2013
  • Teknik Pemintalan Serat Buatan Kurikulum 2013
  • Teknik Pembuatan Benang Kurikulum 2013
  • Teknik Pembuatan Kain Kurikulum 2013
  • Teknik Penyempuraan Tekstil Kurikulum 2013
  • Garmen Kurikulum 2013
  • Persiapan Grafika Kurikulum 2013
  • Produksi Grafika Kurikulum 2013
  • Geologi Pertambangan Kurikulum 2013
  • Teknik Instrumentasi Gelas Kurikulum 2013
  • Teknik Instrumentasi Logam Kurikulum 2013
  • Kontrol Proses Kurikulum 2013
  • Kontrol Mekanik Kurikulum 2013
  • Kimia Analisis Kurikulum 2013
  • Kimia Industri Kurikulum 2013
  • Neutika Kapal Penangkap Ikan Kurikulum 2013
  • Teknika Kapal Penangkap Ikan Kurikulum 2013
  • Neutika Kapal Niaga Kurikulum 2013
  • Teknika Kapal Niaga Kurikulum 2013
  • Teknik Dan Manajemen Produksi Kurikulum 2013
  • Teknik Dan Manajemen Pergudangan Kurikulum 2013
  • Teknik Dan Manajemen Transfortasi Kurikulum 2013
  • Teknik Produksi Perminyakan Kurikulum 2013
  • Teknik Pemboran Minyak Kurikulum 2013
  • Teknik Pengolahan Minyak,Gas Dan Petro Kimia Kurikulum 2013
  • Teknik Audio-Video Kurikulum 2013
  • Teknik Elektronika Industri Kurikulum 2013
  • Teknik Mekatronika Kurikulum 2013
  • Teknik Transmisi Telekomunikasi Kurikulum 2013
  • Teknik Suitsing Kurikulum 2013
  • Teknik Jaringan Akses Kurikulum 2013
  • Rekayasa Perangkat Lunak Kurikulum 2013
  • Teknik Komputer Dan Jaringan Kurikulum 2013
  • Multi Media Kurikulum 2013
  • Teknik Gambar Bangunan Kurikulum 2013
  • Teknik Konstruksi Batu dan Beton Kurikulum 2013
  • Teknik Konstruksi Baja Kurikulum 2013
  • Teknik Konstruksi Kayu Kurikulum 2013
  • Teknik Furnitur Kurikulum 2013
  • Teknik Plambing dan Sanitasi Kurikulum 2013
  • Teknik Pembangkit Tenaga Listrik Kurikulum 2013
  • Teknik Audio Video Kurikulum 2013
  • Teknik ELektronika Industri Kurikulum 2013
  • Teknik Pendingin dan Tata Udara Kurikulum 2013
  • Teknik Fabrikasi Logam Kurikulum 2013
  • Teknik Pengelasan Kurikulum 2013
  • Teknik Pengecoran Logam Kurikulum 2013
  • Teknik Pemesinan Kurikulum 2013
  • Teknik Pemeliharaan Mekanik Industri Kurikulum 2013
  • Teknik Gambar Mesin Kurikulum 2013
  • Teknik Kendaraan Ringan Kurikulum 2013
  • Teknik Alat Berat Kurikulum 2013
  • Teknik Perbaikan Bodi Otomotif Kurikulum 2013
  • Teknik Sepeda Motor Kurikulum 2013
  • Pemesinan Pesawat Udara (Aircraft Machining) Kurikulum 2013
  • Konstruksi Rangka Pesawat Udara Kurikulum 2013
  • Konstruksi Badan Pesawat Udara Kurikulum 2013
  • Pemeliharaan dan Perbaikan Instrumen Elektronika Pesawat Udara Kurikulum 2013
  • Kelistrikan Pesawat Udara Kurikulum 2013
  • Elektronika Pesawat Udara Kurikulum 2013
  • Teknik Konstruksi Kapal Baja Kurikulum 2013
  • Teknik Pengelasan Kapal Kurikulum 2013
  • Teknik Instalasi Pemesinan Kapal Kurikulum 2013
  • Kelistrikan Kapal Kurikulum 2013
  • Teknik Gambar Rancang Bangun Kapal Kurikulum 2013
  • Teknik Konstruksi Kapal Kayu Kurikulum 2013
  • Interior Kapal Kurikulum 2013
  • Teknik Pemintalan Serat Buatan Kurikulum 2013
  • Teknik Pembuatan Benang Kurikulum 2013
  • Teknik Pembuatan Kain Kurikulum 2013
  • Teknik Penyempurnaan Tekstil Kurikulum 2013
  • Persiapan Grafika Kurikulum 2013
  • Produksi Grafika Kurikulum 2013
  • Geologi Pertambangan Kurikulum 2013
  • Kontrol Proses Kurikulum 2013
  • Kontrol Mekanik Kurikulum 2013
  • Teknik Instrumentasi Logam Kurikulum 2013
  • Kimia Industri Kurikulum 2013
  • Kimia Analisis Kurikulum 2013
  • Nautika Kapal Niaga Kurikulum 2013
  • Teknika Kapal Niaga Kurikulum 2013
  • Nautika Kapal Penangkap Ikan Kurikulum 2013
  • Teknika Kapal Penangkap Ikan Kurikulum 2013
  • Teknik Mekatronika Kurikulum 2013
  • Teknik Pengolahan Minyak, Gas dan Petrokimia Kurikulum 2013
  • Teknik Otomasi Industri Kurikulum 2013
  • Teknik Ototronik Kurikulum 2013
  • Teknik Konstruksi Kapal Fiberglass Kurikulum 2013
  • Geomatika Kurikulum 2013
  • Teknik Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik Kurikulum 2013
  • Teknik Jaringan Tenaga Listrik Kurikulum 2013
  • Pemeliharaan dan Perbaikan Motor dan Rangka Pesawat Udara Kurikulum 2013
  • Teknik Pelayanan Produksi Kurikulum 2013
  • Teknik Pergudangan Kurikulum 2013
  • Teknik Pemboran Minyak dan Gas Kurikulum 2013
  • Teknik Produksi Minyak dan Gas Kurikulum 2013
  • Teknik Elektronika Komunikasi Kurikulum 2013
  • Teknik Energi Hidro Kurikulum 2013
  • Teknik Energi Surya dan Angin Kurikulum 2013
  • Teknik Energi Biomassa Kurikulum 2013
  • Teknik Jaringan Akses Kurikulum 2013
  • Teknik Suitsing Kurikulum 2013
  • Teknik Transmisi Telekomunikasi Kurikulum 2013
  • Teknik Komputer dan Jaringan Kurikulum 2013
  • Rekayasa Perangkat Lunak Kurikulum 2013
  • Multimedia Kurikulum 2013
  • Animasi Kurikulum 2013
  • Teknik Produksi dan Penyiaran Program Radio dan Pertelevisian Kurikulum 2013
  • Keperawatan Kurikulum 2013
  • Keperawatan Gigi Kurikulum 2013
  • Analis Kesehatan Kurikulum 2013
  • Farmasi Kurikulum 2013
  • Farmasi Industri Kurikulum 2013
  • Seni Patung Kurikulum 2013
  • Seni Lukis Kurikulum 2013
  • Desain dan Produksi Kriya Tekstil Kurikulum 2013
  • Desain dan Produksi Kriya Kulit Kurikulum 2013
  • Desain dan Produksi Kriya Keramik Kurikulum 2013
  • Desain dan Produksi Kriya Logam Kurikulum 2013
  • Desain dan Produksi Kriya Kayu Kurikulum 2013
  • Seni Musik Non Klasik Kurikulum 2013
  • Seni Tari Jawatimuran Kurikulum 2013
  • Seni Tari Makassar Kurikulum 2013
  • Seni Tari Minang Kurikulum 2013
  • Seni Pedalangan Yogyakarta Kurikulum 2013
  • Seni Pedalangan Surakarta Kurikulum 2013
  • Seni Pedalangan Jawatimuran Kurikulum 2013
  • Seni Pedalangan Bali Kurikulum 2013
  • Seni Tari Sunda Kurikulum 2013
  • Seni Tari Bali Kurikulum 2013
  • Seni Tari Surakarta Kurikulum 2013
  • Seni Tari Yogyakarta Kurikulum 2013
  • Seni Tari Banyumasan Kurikulum 2013
  • Seni Karawitan Jawatimuran Kurikulum 2013
  • Seni Karawitan Makassar Kurikulum 2013
  • Seni Karawitan Minang Kurikulum 2013
  • Seni Karawitan Sunda Kurikulum 2013
  • Seni Karawitan Surakarta Kurikulum 2013
  • Seni Karawitan Yogyakarta Kurikulum 2013
  • Seni Karawitan Bali Kurikulum 2013
  • Seni Karawitan Banyumasan Kurikulum 2013
  • Desain Komunikasi Visual Kurikulum 2013
  • Seni Musik Klasik Kurikulum 2013
  • Usaha Perjalanan Wisata Kurikulum 2013
  • Akomodasi Perhotelan Kurikulum 2013
  • Jasa Boga Kurikulum 2013
  • Patisery Kurikulum 2013
  • Tata Kecantikan Kulit Kurikulum 2013
  • Tata Kecantikan Rambut Kurikulum 2013
  • Seni Tari Betawi Kurikulum 2013
  • Seni Karawitan Betawi Kurikulum 2013
  • Pemeranan Kurikulum 2013
  • Tata Artistik Kurikulum 2013
  • Tata Busana Kurikulum 2013
  • Desain Interior Kurikulum 2013
  • Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian Kurikulum 2013
  • Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan Kurikulum 2013
  • Budidaya Rumput Laut Kurikulum 2013
  • Agribisnis Ternak Ruminansia Kurikulum 2013
  • Agribisnis Ternak Unggas Kurikulum 2013
  • Pengawasan Mutu Hasil Pertanian dan Perikanan Kurikulum 2013
  • Agribisnis Tanaman Perkebunan Kurikulum 2013
  • Kesehatan Hewan Kurikulum 2013
  • Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura Kurikulum 2013
  • Agribisnis Aneka Ternak Kurikulum 2013
  • Alat Mesin Pertanian Kurikulum 2013
  • Teknik Tanah dan Air Kurikulum 2013
  • Teknik Invetarisasi dan Pemetaan Hutan Kurikulum 2013
  • Teknik Konservasi Sumberdaya Hutan Kurikulum 2013
  • Teknik Rehabilitasi dan Reklamasi Hutan Kurikulum 2013
  • Teknik Produksi Hasil Hutan Kurikulum 2013
  • Agribisnis Pembenihan dan Kultur Jaringan Tanaman Kurikulum 2013
  • Budidaya Perikanan Kurikulum 2013
  • Budidaya Kekerangan Kurikulum 2013
  • Budidaya Krustasea Kurikulum 2013
  • Akuntansi Kurikulum 2013
  • Perbankan Kurikulum 2013
  • Perbankan Syariah Kurikulum 2013
  • Administrasi Perkantoran Kurikulum 2013
  • Pemasaran Kurikulum 2013
  • Teknik Survey dan Pemetaan Kurikulum KTSP (2006)
  • Teknik Gambar Bangunan Kurikulum KTSP (2006)
  • Teknik Konstruksi Batu dan Beton Kurikulum KTSP (2006)
  • Teknik Konstruksi Kayu Kurikulum KTSP (2006)
  • Teknik Furnitur Kurikulum KTSP (2006)
  • Animasi Kurikulum KTSP (2006)
  • Teknik Produksi Dan Penyiaran Prog. Pertelevisian Kurikulum KTSP (2006)
  • Teknik Produksi Dan Penyiaran Prog. Radio Kurikulum KTSP (2006)
  • Perawat Kesehatan Kurikulum KTSP (2006)
  • Perawat Gigi Kurikulum KTSP (2006)
  • Analisis Kesehatan Kurikulum KTSP (2006)
  • Farmasi Kurikulum KTSP (2006)
  • Farmasi Industri Kurikulum KTSP (2006)
  • Perawatan Sosial Kurikulum KTSP (2006)
  • Seni Lukis Kurikulum KTSP (2006)
  • Seni Patung Kurikulum KTSP (2006)
  • Desain Komunikasi Visual Kurikulum KTSP (2006)
  • Desain Produksi Interior Dan Landscapin Kurikulum KTSP (2006)
  • Desain Dan Produksi Kria Tekstil Kurikulum KTSP (2006)
  • Desain Dan produksi Kria Kulit Kurikulum KTSP (2006)
  • Desain Dan Produksi Kria Keramik Kurikulum KTSP (2006)
  • Desain Dan Produksi Kria Logam Kurikulum KTSP (2006)
  • Desain Dan Produksi Kria Kayu Kurikulum KTSP (2006)
  • Seni Musik Klasik Kurikulum KTSP (2006)
  • Seni Musik Non Klasik Kurikulum KTSP (2006)
  • Seni Tari Kurikulum KTSP (2006)
  • Seni Karawitan Kurikulum KTSP (2006)
  • Seni Padalangan Kurikulum KTSP (2006)
  • Seni Teater Kurikulum KTSP (2006)
  • Usaha Perjalanan Wisata Kurikulum KTSP (2006)
  • Akomodasi Perhotelan Kurikulum KTSP (2006)
  • Jasa Boga Kurikulum KTSP (2006)
  • Patiseri Kurikulum KTSP (2006)
  • Kecantikan Kulit Kurikulum KTSP (2006)
  • Kecantikan Rambut Kurikulum KTSP (2006)
  • Busana Butik Kurikulum KTSP (2006)
  • Agribisnis Tanaman Pangan Dan Holtikultura Kurikulum KTSP (2006)
  • Agribisnis Tanaman Perkebunan Kurikulum KTSP (2006)
  • Agribisnis Pembibitan Dan Kultur Jaringan Tanaman Kurikulum KTSP (2006)
  • Agribisnis Ternak Ruminansia Kurikulum KTSP (2006)
  • Agribisnis Ternak Unggas Kurikulum KTSP (2006)
  • Agribisnis Aneka Ternak Kurikulum KTSP (2006)
  • Perawatan Kesehatan Ternak Kurikulum KTSP (2006)
  • Agribisnis Perikanan Kurikulum KTSP (2006)
  • Agribisnis Rumput Laut Kurikulum KTSP (2006)
  • Mekanisasi Pertanian Kurikulum KTSP (2006)
  • Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian Kurikulum KTSP (2006)
  • Pengawasan Mutu Kurikulum KTSP (2006)
  • Penyuluhan Pertanian Kurikulum KTSP (2006)
  • Kehutanan Kurikulum KTSP (2006)
  • Administrasi Perkantoran Kurikulum KTSP (2006)
  • Akutansi Kurikulum KTSP (2006)
  • Perbankan Kurikulum KTSP (2006)
  • Pemasaran Kurikulum KTSP (2006)
Download Kisi-kisi Ujian Nasional Teori Kejuruan Tahun Pelajaran 2018-2019

Pengertian dan Tujuan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)


Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) berkaitan dengan cara mencari tahu tentang alam secara sistematis, sehingga IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta, konsep-konsep, atau prinsip-prinsip saja tetapi juga merupakan suatu proses penemuan.

Pengertian dan Tujuan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

Pengertian
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)  merupakan suatu kumpulan pengetahuan yang tersusun secara sistematis, dan dalam penggunaannya secara umum terbatas pada gejala-gejala alam. Perkembangan IPA selanjutnya tidak hanya ditandai oleh adanya kumpulan fakta saja, tetapi juga munculnya “metode ilmiah” (scientific methods) yang terwujud melalui suatu rangkaian ”kerja ilmiah” (working scientifically), nilai dan “sikap ilmiah” (scientific attitudes). Sejalan dengan pengertian tersebut, IPA merupakan suatu rangkaian konsep yang saling berkaitan dengan bagan-bagan konsep yang telah berkembang sebagai suatu hasil eksperimen dan observasi, dan selanjutnya akan bermanfaat untuk eksperimentasi dan observasi lebih lanjut.  
Merujuk pada pengertian IPA di atas, maka hakikat IPA meliputi empat unsur, yaitu: (1) produk: berupa fakta, prinsip, teori, dan hukum; (2) prosesyaitu prosedur pemecahan masalah melalui metode ilmiah; metode ilmiah meliputi pengamatan, penyusunan hipotesis, perancangan eksperimen, percobaan atau penyelidikan, pengujian hipotesis melalui eksperimentasi; evaluasi, pengukuran, dan penarikan kesimpulan; (3) aplikasimerupakan penerapan metode atau kerja ilmiah dan konsep IPA dalam kehidupan sehari-hari; (4) sikapyang terwujud melalui rasa ingin tahu tentang obyek, fenomena alam, makhluk hidup, serta hubungan sebab akibat yang menimbulkan masalah baru namun dapat dipecahkan melalui prosedur yang benar. Oleh karena ituIPAbersifat open ended  karena selalu berkembang mengikuti pola perubahan dinamika dalam masyarakat.

Rasional
Pendidikan IPA diharapkan dapat menjadi wahana bagi peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar, serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari. Proses pembelajarannya menekankan pada pemberian pengalaman langsung untuk mengembangkan kompetensi agar menjelajahi dan memahami alam sekitar secara ilmiah. Pendidikan IPA diarahkan untuk inkuiri  dan berbuat sehingga dapat membantu peserta didik untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang alam sekitar.
IPA diperlukan dalam kehidupan sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan manusia melalui pemecahan masalah-masalah yang dapat diidentifikasikan.  Penerapan IPA perlu dilakukan secara bijaksana untuk menjaga dan memelihara kelestarian lingkungan.  Di tingkat SMP/MTs diharapkan ada penekanan pembelajaran Salingtemas (Sains, lingkungan, teknologi, dan masyarakat) secara terpadu yang diarahkan pada pengalaman belajar untuk merancang dan membuat suatu karya melalui penerapan konsep IPA dan kompetensi bekerja ilmiah secara bijaksana. 
Pembelajaran IPA sebaiknya dilaksanakan secara inkuiri ilmiah (scientific inquiry) untuk menumbuhkan kemampuan berpikir, bekerja dan bersikap ilmiah serta mengkomunikasikannya sebagai aspek penting kecakapan hidup. Oleh karena itu pembelajaran IPA di SMP/MTs menekankan pada pemberian pengalaman belajar secara langsung melalui penggunaan dan pengembangan keterampilan proses dan sikap ilmiah.
     
Tujuan
Mata pelajaran IPA SMPbertujuan untuk:
·         Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang aspek fisik dan kimiawi, kehidupan dalam ekosistem, dan peranan manusia dalam lingkungan serta mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya.
·         Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan pengamatan, percobaan, dan berdiskusi.
·         Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan.
·         Menunjukkan perilaku bijaksana dan bertanggungjawab dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam memilih penggunaan alat dan bahan untuk menjaga kesehatan diri dan lingkungan; memilih makanan dan minuman yang menyehatkan dan tidak merusak tubuh; serta  menggunakan energi secara hemat dan aman serta tidak merusak lingkungan sekitarnya..

·         Menunjukkan penghargaan kepada orang lain dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi perilaku menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan; memberi apresiasi pada orang yang menjual makanan sehat tanpa campuran zat aditif yang berbahaya; serta memberikan dukungan kepada orang yang menjaga kelestarian lingkungan.
Abstrak Aplikasi Arsip Surat

Abstrak Aplikasi Arsip Surat

ABSTRAK - Banyak jumlah surat yang dibuat dan diterima dibagian kesekertariatan Kantor Kelurahan Desa Bangunrejo Kec. Pamotan Kab. Rembang, sehingga pencarian data akan menjadi tidak efisien dalam hal waktu dan tenaga dengan menggunakan sistem manual. Sehingga pada saat ini diperlukan suatu sistem administrasi manajemen surat yang lebih terstruktur agar dapat mempercepat pencarian data yang ada dan pembuatan laporan, sehingga penulis merasa perlu merancang aplikasi Arsip Surat Menyurat yang dianggap perlu dan membantu pihak Kelurahan. Aplikasi ini dirancang menggunakan PHP dan MySQL. Karena berbasis web, aplikasi kearsipan ini mempunyai kemampuan, dapat diakses dimanapun, admin atau petugas Kelurahan dapat mengelola dengan login user sehingga dapat melakukan menambah, mengedit, membatalkan, menghapus dan menyimpan surat masuk dan keluar, dapat melakukan pencarian surat masuk dan surat keluar berdasarkan pengirim dan perihal, hasil pencarian dapat dilakukan pengurutan berdasar id surat atau tanggal surat, serta dapat mencetak laporan. Hasil yang diperoleh dari implementasi aplikasi arsip surat menyurat ini yaitu memudahkan Kelurahan dalam mengelola pengarsipan surat yang dulunya manual sekarang menjadi digital, serta sangat membantu masyarakat dalam melakukan pembuatan surat di pihak kesekertariatan Kantor Kelurahan Desa Bangunrejo.



Kata Kunci : Arsip Surat, MySQL, PHP

Tehnik dan Peraturan Permainan Bulutangkis

Tehnik dan Peraturan Permainan Bulutangkis – Permainan olahraga bulutangkis sangat populer seperti permainan sepak bola. Namun, berbeda dengan permainan sepak bola, permainan ini memiliki gerak dominan antara lengan dan kaki. Gerakan tersebut telah menjadikan teknik-teknik tertentu untuk dapat memainkan kok dan raket. Simak Juga.
Permainan bulutangkis adalah permainan yang bersifat individual yang dapat dilakukan dengan cara satu lawan satu atau dua lawan dua dengan menggunakan raket sebagai alat pemukul dan kok sebagai objek pukul. Lapangan permainan berbentuk persegi empat dan dibatasi oleh net untuk memisahkan antara daerah permainan sendiri dan daerah permainan lawan.
Tujuan utama permainan ini ialah mengumpulkan angka hingga mencapai angka 21. pemain yang dapat mengumpulkan poin hingga 21 terlebih dahulu maka dialah pemenangnya. Untuk memenangi permainan, setiap pemain harus memiliki beberapa keterampilan dasar permainan bulutangkis. Berikut beberapa teknik permainan bulutangkis yang harus dikuasai oleh setiap pemain bulutangkis.


Peraturan permainan Bulutangkis
Peraturan permainan yang berlaku dalam permainan bulutangkis harus sesuai dengan peraturan IBF. Kebijakan ini tidak hanya berlaku bagi perlengkapan dan peralatan yang digunakan saja, tetapi partai yang berkepentingan pun harus mengikutinya. Misalnya, produsen peralatan.
Pemain. Pemain dalam permainan bulutangkis dibedakan menjadi beberapa partai. Partai-partai tersebut, yaitu partai tunggal dan ganda. Partai tersebut berlaku untuk putra dan putri. Namun, pada partai ganda terdapat ganda campuran.
Pegangan raket (grip)
Salah satu teknik dasar bulutangkis yang sangat penting dan harus dikuasai oleh setiap pemain bulutangkis ialah pegangan raket. Cara dan teknik pegangan raket yang benar merupakan modal penting untuk dapat bermain bulutangkis. Pegangan raket yang benar merupakan dasar untuk mengembangkan dan meningkatkan semua jenis pukulan dalam permainan bulutangkis. Teknik pegangan raket dalam permainan bulutangkis dibedakan menjadi dua, yaitu pegangan forehand dan pegangan backhand.
  1. Pegangan forehand. Cara melakukannya pegangan forehand sebagai berikut.1) Pegang  raket  dengan  tangan  kiri,  kepala  raket  menyamping. Pegang raket dengan cara seperti “jabat tangan”. Bentuk “V” tangan diletakkan pada bagian gagang raket.2)  Tiga jari, yaitu jari tengah, jari manis, dan kelingking menggenggam raket, sedangkan jari telunjuk agak terpisah.3)  Letakkan ibu jari di antara tiga jari dan telunjuk.
  2. Pegangan backhand. Untuk backhand grip, geser “V” tangan ke arah dalam. Letaknya di samping dalam. bantalan jempol berada pada pegangan raket yang lebar.
Footwork
Footworkadalah gerakan kaki yang berfungsi sebagai penyangga tubuh untuk menempatkan badan dalam posisi yang memungkinkan untuk melakukan gerakan pukulan yang efektif. Untuk dapat memukul dengan posisi baik, seorang pemain harus memiliki kecepatan gerak. Kecepatan gerak kaki tidak dapat dicapai jika gerakan kaki tidak teratur.
Hitting position
Posisi memukul bola atau kerap disebut preparation. Waktu sekian detik yang ada pada masa persiapan ini juga dipakai untuk menentukan pukulan apa yang akan dilakukan. Karena itu, posisi persiapan ini sangat penting dilakukan dengan baik dalam upaya menghasilkan pukulan berkualitas. Hal yang perlu diperhatikan dalam hitting position,yaitu:
Overhead untuk pegangan tangan kanan
Cara melakukan overheaduntuk pegangan tangan kanan sebagai berikut.
  • Posisi badan menyamping arah net.
  • Kaki kanan berada di belakang kaki kiri.
  • Saat memukul bola harus terjadi perpindahan beban berat badan dari kaki kanan ke kaki kiri.
  • Posisi  badan  harus  selalu  berada  di  belakang  bola  yang  akan dipukul.
Untuk pukulan underhand net
Cara melakukan pukulan underhand netsebagai berikut.
  • Salah satu kaki di depan.
  • Lutut kaki kanan dibengkokkan, sehingga paha bagian bawah agak turun.
  • Kerendahannya sesuai dengan ketinggian bola yang akan dipukul.
  • Sedangkan, saat bola dipukul posisi kaki kiri harus tetap berada di belakang dan hanya bergeser ke depan sedikit.
Servis
Servis merupakan pukulan pertama untuk mengawali permainan bulutangkis. Selain itu, servis juga dilakukan setelah bola mati. Apabila terjadi kesalahan dalam servis maka akan menguntungkan lawan di antaranya poin untuk lawan bila servis menyangkut atau gerakan servis salah. servis yang tanggung untuk ganda sehingga menyebabkan lawan dapat merusak pertahanan kita dengan pengembalian dari servis yang susah dicapai oleh kita. Oleh karena itu, teknik ini harus mendapat perhatian utama sebelum memberikan teknik yang lain dalam permainan bulutangkis.Dalam  permainan  bulutangkis,  terdapat  tiga  jenis  servis,  yaitu servis pendek, servis tinggi, dan flickatau servis setengah tinggi. Namun, biasanya servis digabungkan ke dalam jenis atau bentuk yaitu servis forehanddan backhand. Masing-masing jenis ini bervariasi pelaksanaanya sesuai dengan situasi permainan di lapangan.
Servis forehand
  1. Servis forehandpendek. Servis pendek bertujuan untuk memaksa lawan supaya tidak dapat melakukan  serangan,  sehingga  lawan  dipaksa  berada  dalam  posisi bertahan. Cara melakukannya adalah sebagai berikut.a)  Kok harus dipukul dengan ayunan raket yang relatif pendek.b)  Saat perkenaan kepala (daun) raket dan kok, posisi siku dalam keadaan bengkok, untuk menghindari penggunaan tenaga pergelangan tangan, dan perhatikan peralihan titik berat badan Anda.
  2. Servis forehand tinggi. Servis forehandtinggi biasanya  digunakan dalam permainan tunggal. Cara melakukannya sebagai berikut.a)  Kok harus dipukul dengan menggunakan tenaga penuh agar kok melayang tinggi dan jatuh tegak lurus  di  bagian  belakang  garis lapangan lawan.b)  Saat memukul kok, kedua kaki dibuka selebar bahu dan kedua kaki senantiasa kontak dengan lantai.c)  Perhatikan gerakan ayunan raket. Lakukan dengan sempurna serta diikuti gerak peralihan titik berat badan dari kaki belakang ke kaki depan yang harus berlangsung kontinu dan harmonis.d)  Konsentrasi sebelum memukul kok.

Servis backhand
Servis  ini  biasanya  digunakan  dalam  permainan  ganda.  Cara melakukannya sebagai berikut.1)  Salah satu kaki di depan, ujung kaki kanan mengarah ke sasaran yang diinginkan. 2)  Kedua kaki terbuka selebar pinggul, lutut dibengkokkan. Sikap badan tetap rileks dan konsentrasi.3)  Ayunan raket relatif pendek, sehingga kok hanya didorong dengan bantuan peralihan berat badan dari belakang ke kaki depan, dengan irama gerak kontinu dan harmonis. 4)  Arahkan bola dengan tepat.
Underhand(pukulan dari bawah)
Untuk dapat melakukan teknik pukulan dari bawah. Anda harus terampil berlari dengan langkah lebar, kaki kanan berada di depan kaki kiri untuk menjangkau jatuhnya kok. Sikap menjangkau ini, hendaknya siku dalam keadaan bengkok dan pertahankan sikap tubuh tetap tegak, sehingga lutut kanan dalam keadaan tertekuk. Fungsi pukulan dasar ini, antara lain sebagai berikut.
  1. Untuk mengembalikan pukulan pendek atau permainan net lawan.
  2. Sebagai cara bertahan akibat pukulan serang lawan. Dalam situasi tertekan dalam permainan, harus melakukan pukulan penyelamatan dengan cara mengangkat kok tinggi ke daerah belakang lapangan lawan.
  3. Pukulan dasar ini dapat dilakukan dengan teknik pukulan forehand dan backhand.
Cara melakukan pukulan underhandsebagai berikut.
  1. Pegangan raket forehanduntuk underhand forehand, dan pegangan backhanduntuk underhand backhand.
  2. Pergelangan tangan  agak  bengkok  ke  belakang,  siku  juga  agak bengkok.
  3. Sambil melangkahkan  kaki  kanan  ke  depan,  ayunkan  raket  ke belakang lalu pukul bola dan pada saat perkenaan bola, posisi tangan lurus.
  4. Bola dipukul kira-kira dekat kaki kanan bagian luar.
  5. Posisi akhir raket sesuai arah bola.
Overhead clear/lob
Pukulan overhead clear atau pukulan lob harus benar-benar dikuasai, karena pukulan ini sama dengan beberapa pukulan lainnya. Pukulan lob merupakan pukulan jauh dengan hasil pukulan melambung. Terdapat dua jenis pukulan lob, antara lain:
  1. deep lob/clear, bolanya tinggi ke belakang;
  2. attacking lob/clear, bolanya tidak terlalu tinggi.
Cara melakukan pukulan lob sebagai berikut.
  1. Gunakan pegangan forehand, pegang raket di samping bahu.
  2. Badan menyamping ke arah net.
  3. Posisi kaki kanan berada di belakang kaki kiri dan pada saat memukul bola, harus terjadi perpindahan beban badan dari kaki kanan ke kaki kiri.
  4. Posisi badan harus selalu berada di belakang bola saat memukul.
  5. Bola dipukul seperti gerakan melempar.
  6. Pada saat perkenaan bola, tangan harus lurus.
  7. Posisi akhir raket mengikuti arah bola, lalu dilepas, sedang raket jatuh di depan badan.
  8. Lecutkan pergelangan (raket) saat perkenaan dengan bola.
Smash
Pukulan smash merupakan pukulan yang keras dan tajam. Tujuan dari pukulan ini adalah untuk memetikan lawan secepat-cepatnya. Dalam praktik permainan, pukulan smashdapat dilakukan dalam sikap diam/berdiri atau sambil loncat (king smash). Teknik pukulan smashtersebut secara bertahap harus dikuasai oleh setiap pemain dengan sempurna. Manfaatnya sangat besar untuk meningkatkan kualitas permainan. Cara melakukan smashsebagai berikut.

  1. Perhatikan pegangan raket.
  2. Sikap badan harus tetap lentur, kedua lutut dibengkokkan dan tetap berkonsentrasi pada kok.
  3. Perkenaan raket  dan  kok di  atas  kepala  dengan  cara meluruskan  lengan  untuk  menjangkau kok itu setinggi mungkin  dan  pergunakan tenaga  pergelangan  tangan pada saat memukul kok.
  4. Lakukan gerak  l anjutan dengan mengayun raket yang sempurna ke depan badan.
Dropshot
Pukulan dropshot adalah  pukulan  yang  meluncurkan  kok  ke daerah lawan sedekat mungkin dengan net. Dropshotyang baik yaitu apabila jatuhnya bola dekat dengan net dan tidak melewati garis ganda. Karakteristik pukulan potong ini ialah kok senantiasa jatuh dekat jaring di daerah lapangan lawan. Oleh karena itu, pukulan ini harus memakai perasaan supaya jatuhnya kok setipis dan sedekat mungkin dengan garis serang lapangan lawan. Pukulan  jenis  ini  dipengaruhi  oleh  beberapa  faktor,  antara lain pegangan raket, gerak kaki yang cepat, posisi badan, dan proses perpindahan berat badan yang harmonis pada saat memukul. Cara melakukannya sebagai berikut.
  1. Pergunakan pegangan forehand.
  2. Pegang raket dan posisinya di samping bahu.
  3. Posisi badan menyamping (vertikal) dengan arah net, posisi kaki kanan berada di belakang kaki kiri. Pada saat memukul bola, harus terjadi perpindahan beban badan dari kaki kanan ke kaki kiri.
  4. Posisi badan harus selalu berada di belakang bola.
  5. Pada saat perkenaan bola, tangan harus lurus menjangkau bola dan dorong dengan sentuhan halus.
  6. Posisi akhir raket mengikuti arah bola.
  7. Perhatikan gerak langkah dan keseimbangan badan pada saat dan setelah memukul kok.
Netting
Netting merupakan pukulan pendek yang dilakukan di depan net dan diarahkan ke depan net di daerah lapang lawan. Karakteristik pukulan netting ialah kok senantiasa jatuh bergulir sedekat mungkin dengan jaring/net di daerah lapangan lawan. Beberapa faktor yang memengaruhi pukulan ini, antara lain koordinasi gerak kaki, lengan, keseimbangan tubuh, posisi raket, dan kok saat perkenaan, serta daya.
Cara melakukannya sebagai berikut.
  1. Pegangan raket forehanduntuk forehandnet dan backhanduntuk backhandsamping net.
  2. Siku agak bengkok dan pergelangan ditekuk sedikit ke belakang.
  3. Pada saat memukul, kaki kanan berada di depan dan bola dipukul pada posisi setinggi mungkin.
  4. Sesaat sebelum perkenaan bola, buat tarikan kecil dan pergelangan tangan. Pukullah bola pada bagian lengkung kanan dan kiri sampai pada bagian bawah bola. Akhir kepala raket menghadap atau sejajar dengan langit-langit.
Drive
Drive adalah pukulan cepat dan mendatar. Drivebiasanya digunakan dalam permainan ganda. Tujuannya, untuk menghindari lawan menyerang atau sebaliknya memaksa lawan mengangkat bola dan berada pada posisi bertahan. Pukulan ini memerlukan kekuatan otot bahu. Selain kekuatan bahu, gunakan lecutan pergelangan pada saat bola dipukul.
Praktik bermain bulutangkis
Setelah Anda mempelajari peraturan permainan dan teknik dasar bermain bulutangkis, maka langkah berikutnya adalah mempraktikkannya. Dalam melakukan permainan bulutangkis, tidak mesti peraturannya              harus     sesuai   standar. Akan      tetapi,   Anda     dapat    memodifikasinya sesuai  dengan  sarana  dan  prasarana  yang  dimiliki  sekolah.